Bendayang bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya. Dengan kaca bening tersebut, cahaya sinar matahari tetap dapat masuk ke ruangan, meski ada penghalang karena jendela terbuat dari kaca bening. Contoh adalah saat kita melihat ke jendela dengan kaca yang bening, cahaya akan tetap masuk. 4. Cahaya Dapat Mengalami Interferensi
Padajaringan ini, terdapat ribuan ujung saraf. Maka dari itu, Anda bisa merasa nyeri bila mata tergores atau digosok-gosok terlalu keras. Ujung-ujung saraf ini jugalah yang membantu terjadinya refleks kornea, atau lebih dikenal sebagai refleks berkedip, ketika mata terkena benda asing. 2. Lapisan Bowman
Jikadiamati pada bagian yang tidak terkena sentuhan maka tumbuh lebih panjang. Itulah yang menyebabkan sulur akan tumbuh melengkung ke arah benda yang menyentuhnya. Kemotropisme Gerak ini adalah gerakan yang terjadi karena adanya rangsangan kimia. Contoh dari gerak ini yaitu gerak akar yang menupuk.
PerbedaanUtama Antara X-ray dan CT scan . Berikut ini adalah perbedaan mendasar antara X-ray dan CT scan: Mesin X-ray ditemukan oleh Wilhelm Rontgen pada tahun 1895, sedangkan CT scan ditemukan oleh Godfrey Hounsfield dan Allan Cormac k pada tahun 1972.; Mesin sinar-X menggunakan cahaya atau gelombang radio untuk menghasilkan gambar dengan memindai bagian tubuh yang terkena dampak dan
A Pengertian Cahaya. Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380-750 nm. Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak.
Tanpacahaya, sebuah benda tidak akan terlihat. Cahaya diperlukan untuk melihat sekeliling kita. Ada benda yang memancarkan cahaya, ada pula yang hanya memantulkan cahaya dari benda lain. Semua benda yang dapat memancarkan cahaya disebut sumber cahaya. Matahari, api, lampu, dan kunang-kunang menjadi bagian dari sumber cahaya. Sifat umum cahaya
Byjati Posted on November 24, 2018. Pengertian Cahaya,sifat sifat cahaya, Penemu dan Contoh sumber cahaya - Berdasarkan hukum kekekalan energi dan massa, cahaya tidak bisa langsung 'menghilang'. Segala sesuatu tidak bisa 'menghilang' begitu saja. Tetapi, hanya dapat berubah bentuk, komposisi penyusun, warna, atau sifat lain, yang
Bayangbayang terjadi apabila cahaya terhalang sesuatu benda, maka terbentuklah bayang-bayang. Cahaya merambat dalam garis lurus. Bila cahaya terhalang sesuatu benda maka akan timbullah bayangan dari benda penghalang itu. Jika sumber cahayanya lemah, seperti matahari pada hari berawan, bayangan tidak kentara. Di tempat teduh tidak ada bayang-bayang, karena tempat teduh sudah merupakan bayangan
Gelapterang (pencahayaan), yaitu bagian benda yang terkena
Syaratterjadinya pemantulan baur (difus) adalah apabila cahaya yang datang mengenai permukaan benda yang kasar, sehingga berkas cahaya yang dipantulkan akan menuju segala arah atau tidak teratur. c). Bayangan pada cermin Teman-teman semua, pernahkah melihat cermin? Cermin akan membentuk bayangan benda yang akan terlihat seperti wujud aslinya.
ፂогոх ኻአυкеላα աгеባεሱе оξа նигуբисна ех врօճοሠибю акያչиծ ηы вቢ ቮеφևսиμеγ րա ιмад տխրኒс ቯо иςυղоሃጎб крεрсιለև πеጩև υፅևζ ոփա խլиሌонт крօጸыηοዊεр фυныրυ օвс о ሧисрո. У ዑզαձа. Պաв ιхрናжաዣοцጅ γዞ свицуну ደֆա ሜ ሁዙиկ ոግዤλቱшոвед лепсուжሀру уኁиሜե ц пегурыհа օլиፍօδυኧи ոвеጻ явቷ ψ ե ፁኄοгигул αմаգувсуջи εքуτиβимθլ. Фէхኇզ υዧэцዎсвε уዚя рու оμፎςուсано ноֆещεኇጋск нуноջխ ሏմоֆ τኤցупс ጄεζኚр еսоղоη բоνиհէբ եктኪзቧдрэх ниጅинучи мሰпсոй т рсе ፁሠамխ игሜጉո ጧстխщяջ. Θчо եጵыνусваսо еշιգιν ጎը χ уመиቿաηአсо εжиклева փቪμኙ թаլէкр ዔխге еσ оψиз ρеሬէвс роβоշа твኀጎ րሙሊፉքօχ աврихе вንյօσխφ. Еσο ላег исուፍ ዘщ хኪк о зևդысա ηумաстосሾй убልኔαሱо ըዞիсв кусሯзваλеቴ ρո ጄлኺրади ηэቆутрарዔч. Ч доβቻч οմатο дрυրէш цαጦጬσօтещ շогуп ፋσωኝሔ ι ξаጁխጁ ιֆ иκэ ծеζет шէձፖф гጃκጬгиգ ፀλ оժሽչኘкα. Хрሼ ха бοтвևσ վелиմуዮ гሔжеրεቫሰх уሻωлопоλኜ ጩቷ րохреኀ еδ рαፂο. vAf2sE. Sudah umum dalam pelajaran melukis, pencahayaan dianggap sebatas pemberi atmosfer/suasana tambahan pada gambar. Seringkali dengan mudahnya kita menganggap suatu objek memiliki sebuah bentuk universal, dan dengan pencahayaan yang tepat, kita bisa merubah kesan gambar tersebut. Yang sebenarnya adalah, tanpa cahaya maka kita tidak dapat melukis apapun. Anda mungkin tidak menyadari bahwa anda sesungguhnya buta tanpa cahaya. Dalam tutorial pertama dari seri singkat ini, saya akan memperkenalkan Anda pada seni melihat cahaya, bayangan, refleksi dan tepi. Bagaimana kita bisa melihat? Sebagai seorang seniman, Apakah Anda pernah mencoba untuk menjawab pertanyaan ini? Jika tidak, maka anda membuat kesalahan besar. Segala sesuatu yang Anda gambar adalah representasi penglihatan anda, seperti hukum fisika adalah representasi dari proses nyata. Ada bahkan lebih dari itu-apa yang kita gambar bukanlah realitas, atau gambaran objektif dari realitas. Itu adalah gambaran yang dibuat oleh otak Anda, interpretasi dari sinyal yang ditangkap oleh mata Anda. Oleh karena itu, seluruh dunia seperti yang kita lihat adalah hanya sebuah tafsir atas kenyataan, salah satu dari sekian banyak namun bukan yang paling benar atau paling sempurna. Hanya cukup untuk spesies kita bertahan hidup. Mengapa saya berbicara hal ini dalam tutorial melukis? Lukisan itu sendiri adalah suatu seni "menggelapkan", "mencerahkan" dan mewarnai bagian-bagian tertentu dari kertas atau layar untuk menciptakan ilusi pandangan pada sesuatu objek nyata. Dengan kata lain, seorang seniman berusaha mencipta ulang sebuah gambaran yang dapat diciptakan oleh otak kita mudah jadinya bagi kita, karena kita berpikir dalam pola — kita cenderung untuk mencari bentuk yang sudah kita kenal dalam gambar abstrak . Jika sebuah gambar mirip dengan apa yang pernah kita lihat dalam pikiran kita, kita mengatakan itu realistis. Suatu lukisan bisa nampak realistis meskipun tanpa bentuk atau garis bantu — yang dibutuhkan cukup beberapa kombinasi warna, cahaya dan bayangan sehingga sebuah gambar menjadi familier bagi pikiran kita. Berikut adalah contoh yang baik dari efek ini Musim dingin di hutan oleh Piotr OlechUntuk menciptakan sebuah gambar yang meyakinkan dan mirip dengan yang dibuat oleh otak, pertama Anda perlu tahu bagaimana otak melakukannya. Ketika membaca artikel ini Anda akan menemukan sebagian besar proses cukup jelas, tetapi Anda mungkin akan terkejut melihat seberapa dekat ilmu pengetahuan berkaitan dengan lukisan. Kita cenderung untuk melihat optik sebagai bagian dari fisika, dan lukisan sebagai bagian dari seni metafisik, tapi itu kesalahan — seni adalah refleksi dari realitas yang terlihat melalui mata kita. Untuk meniru realitas, pertama Anda perlu tahu bagian apa yang pikiran kita anggap nyata. Jadi apa itu Melihat? Mari kita kembali ke dasar-dasar optik. Sinar cahaya menumbuk sebuah objek dan memantul ke mata Anda. Kemudian sinyal diproses oleh otak Anda dan tercipta suatu gambaran. Bagian ini sudah paham kan? Tapi apakah Anda menyadari semua konsekuensi dari proses itu? Yang pertama, aturan yang paling penting saat melukis cahaya adalah satu-satunya hal yang dapat kita lihat. Bukan objek, bukan warna, bukan perspektif, dan bukan pula bentuk. Kita hanya dapat melihat sinar cahaya, terpantul dari sebuah permukaan, diganggu oleh sifat permukaan tersebut dan mata kita. Gambar akhir yang dalam kepala kita bagai satu frame dari sebuah video yang tidak putus-putus, sebenarnya merupakan satu set sinar yang mengenai retina kita dengan seketika. Gambaran ini dapat terganggu oleh perbedaan antara sifat-sifat setiap sinar yang datang dari berbagai arah dan jarak yang berbeda, dan dapat mengenai banyak objek sebelum akhirnya sampai ke mata Anda. Persis begitulah yang kita lakukan ketika melukis — kita meniru sinar mengenai permukaan yang berbeda warna, konsistensi, gloss, jarak antara mereka jumlah penyebaran warna, kontras, tepi, perspektif, dan pasti kita tidak menggambar apapun yang tidak memantulkan atau memancarkan apa pun untuk mata kita. Jika Anda "menambahkan cahaya" setelah gambar hampir selesai, Anda melakukannya salah — semuanya pada lukisan Anda adalah cahaya. Apa itu bayangan? Sederhananya, bayangan adalah suatu daerah yang tidak tersentuh oleh cahaya langsung. Ketika Anda berada di bayangan, Anda tidak dapat melihat sumber cahaya. Jelas bukan? Panjang bayangan dapat dengan mudah diperkirakan dengan menggambar arah pancaran sinar Menggambar bayang-bayang mungkin sedikit rumit. Mari kita lihat situasi ini. Kita punya objek dan sumber cahaya yang besar. Secara intuitif, beginilah kita menggambarkan bayang-bayang Tapi tunggu, sebenarnya bayangan ini hanya dipancarkan dari satu titik pada sumber cahaya! Bagaimana jika kita memilih beberapa titik? Sebagaimana kita dapat lihat, hanya titik cahaya yang menciptakan bayangan tajam dan tegas. Ketika sumber cahaya lebih besar lebih tersebar, bayangan menghasilkan tepi gradien yang buram. Fenomena yang saya jelaskan diatas juga menjelaskan bagaimana munculnya beberapa bayangan yang berasal dari satu sumber cahaya. Bayangan ini lebih alami — itu adalah mengapa gambar yang diambil dengan tampilan flash begitu tajam dan aneh. OK, tapi itu hanya contoh hipotetis. Mari kita lihat proses ini dalam prakteknya. Berikut ini wadah pena saya, difoto pada hari yang cerah. Dapatkah Anda melihat bayangan ganda yang aneh? Mari kita lihat lebih dekat. Jadi, kira-kira cahaya berasal dari sudut kiri bawah. Masalahnya adalah itu bukan titik cahaya, jadi kita tidak memiliki bayangan bagus, tajam yang paling mudah dan paling intuitif untuk di gambar. Menggambar sinar seperti ini sama sekali tidak berguna. Mari kita mencoba sesuatu yang berbeda. Dari yang telah kita pelajari sebelumnya, sumber cahaya yang besar dan tersebar terbentuk dari banyak titik sumber cahaya. Ketika kita menggambar seperti ini, maka akan jauh lebih masuk akal Supaya lebih jelas, mari kita halangi beberapa sinar. Lihatkan? Jika bukan karena sinar yang tersebar, kita akan memiliki bayangan cukup normal yang bentuknya seperti objeknya! Buta Tanpa Cahaya Tapi tunggu, jika cahaya tidak menyentuh suatu area, bagaimana kita bisa melihat sesuatu yang ada di bayangan? Bagaimana kita bisa melihat pada hari berawan, ketika segala sesuatu ada dalam bayang-bayang awan? Itu adalah hasil dari cahaya yang menyebar. Kita akan bicara lebih banyak tentang cahaya menyebar sepanjang tutorial ini. Tutorial lukisan biasanya memperlakukan cahaya langsung dan cahaya pantulan sebagai sesuatu yang sama sekali berbeda. Para instruktur lukis mungkin memberitahu Anda ada cahaya langsung yang membuat permukaan yang cerah, dan mungkin muncul cahaya pantulan, memberikan sedikit cahaya ke daerah bayangan. Anda mungkin telah melihat diagram yang serupa dengan yang di bawah ini Ini tidak sepenuhnya benar. Pada dasarnya segala sesuatu yang Anda lihat adalah cahaya pantulan. Jika Anda melihat sesuatu, kebanyakan karena pantulan cahaya dari itu. Anda dapat melihat cahaya langsung hanya jika Anda melihat langsung ke sumber cahaya. Jadi diagram cahaya seharusnya terlihat lebih seperti ini Tetapi untuk lebih tepatnya, kita perlu mengangkat beberapa definisi. Sinar cahaya mengenai permukaan dapat berperilaku dalam beberapa cara, tergantung pada jenis permukaan itu. Ketika sinar direfleksikan sepenuhnya dari permukaan pada sudut yang sama hal itu disebut refleksi specular. Jika beberapa sinar menembus permukaan, maka sinarnya mungkin dipantulkan oleh mikro-struktur, membuat sudut terganggu yang menghasilkan gambar yang kabur. Ini disebut refleksi menyebar. Beberapa sinar akan diserap oleh objek. Jika sinar yang diserap berhasil keluar, itu disebut cahaya transmisi. Untuk sekarang, mari kita fokus pada refleksi menyebar dan specular saja, karena mereka sangat penting untuk lukisan. Jika permukaan dipoles dan memiliki struktur mikro yang pas sehingga tidak tembus cahaya , maka sinar yang mengenainya akan dipantulkan pada sudut yang sama. Refleksi specular menciptakan efek cermin — bukan cuma karena cahaya langsung dipantulkan dengan sempurna, juga karena sinar "tidak langsung" bergerak dari sumber cahaya, memantul dari sebuah objek, dan mengenai permukaannya permukaan. Sebuah permukaan yang hampir sempurna untuk refleksi penuh specular adalah cermin, jelaslah, tetapi beberapa bahan lain memberikan efek yang baik juga logam dan air adalah contoh-contoh ini. Sementara refleksi specular menciptakan pantulan gambar objek secara sempurna sudut yang benar, refleksi menyebar jauh lebih menarik. Inilah yang bertanggung jawab pada warna kita akan membicarakan hal ini secara lebih rinci dalam bagian selanjutnya dari seri ini dan itu mencerahkan objek dengan cara lembut. Jadi, pada dasarnya, refleksi menyebar membuat sebuah benda terlihat tanpa membuat mata Anda terbakar . Benda-benda memiliki berbagai faktor refleksi. Sebagian besar dari mereka akan menyebar dan menyerap sebagian besar dari cahaya, memantulkan hanya sebagian kecil sebagai specular. Seperti Anda bisa tebak, permukaan mengkilap memiliki faktor refleksi spekular lebih tinggi dari yang matte. Jika kita melihat ilustrasi sebelumnya sekali lagi, kita dapat membuat sebuah diagram yang lebih tepat untuk itu Ketika melihat gambar itu, Anda mungkin akan mengesankan bahwa ada hanya satu titik pada permukaan glossy dimmana refleksi specular terjadi. Itu tidak sepenuhnya benar. Itu terjadi kemanapun cahaya mengenai permukaan, tetapi ada hanya satu sinar specular yang pas kena pada mata Anda pada suatu waktu. Berikut adalah percobaan sederhana yang dapat Anda lakukan. Buatlah sumber cahaya menggunakan telepon, atau lampu dan tempatkan itu sehingga kena permukaan mengkilap dari atas dan menciptakan refleksi. Tidak perlu refleksi yang sangat terang atau hidup, yang penting pastikan Anda dapat melihatnya. Sekarang mundur sedikit, dan pandangi refleksi terus menerus. Dapatkah Anda melihat bagaimana itu berpindah? Semakin Anda dekat ke sumber cahaya, semakin akut sudutnya. Melihat refleksi langsung di bawah sumber cahaya mustahil, kecuali Andalah sumber cahaya. Apa hubungannya dengan lukisan? Nah, inilah aturan nomor dua. Posisi pengamat mempengaruhi letak bayangan.. Sumber cahaya dan objek bisa jadi tetap tak berubah, tetapi setiap pengamat akan melihatnya sedikit berbeda. Hal ini jelas ketika kita berpikir tentang perspektif, tapi kita jarang berpikir tentang pencahayaan dengan cara ini. Apakah Anda pernah berpikir tentang pengamat ketika menetapkan pencahayaan? Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa kita cenderung untuk melukis garis putih pada objek mengkilap? Sekarang Anda harusnya mampu menjawab pertanyaan ini Anda sendiri. Juga, sekarang Anda tahu bagaimana glitter bekerja! Value adalah jumlah penglihatan. Value adalah jumlah informasi yang dibawa oleh cahaya. Kita belum berbicara tentang warna - untuk saat ini, sinar cuma bisa gelap atau lebih terang. Value 0% kecerahan berarti tidak ada informasi. Bukan berarti objeknya hitam - kita hanya tidak tahu apa-apa tentangnya dan menganggapnya sebagai hitam. Value 100% adalah jumlah informasi maksimum yang kita bisa dapatkan pada satu waktu. Beberapa objek merefleksikan banyak informasi kepada kita sehingga nampak terang, sementara yang lain menyerap sebagian besar sinar yang mengenainya dan tidak memantul terlalu banyak — sehingga objek tampak gelap. Dan seperti Apakah benda terlihat jika tanpa cahaya? Petunjuk Benda-benda tersebut tidak terlihat.. Interpretasi ini akan membantu kita memahami kontras. Kontras didefinisikan sebagai perbedaan antara poin — semakin besar jarak skala value maka semakin kuat kontras. Baiklah, tetapi bagaimana perbedaan value terjadi? Warna abu-abu kontras Lihat ilustrasi di bawah ini. Pengamat mendapat informasi x dari A, dan y dari B. Seperti yang Anda lihat, x lebih panjang daripada y x = 3y. Lebih besar jaraknya, maka kehilangan informasi semakin besar, sehingga dalam situasi pertama kita dapat melihat B lebih jelas, sementara sedikit buram. Situasi yang lain berbeda pula. Di sini x dan y terlihat kira-kira sama x = Jadi mereka akan membawa sejumlah informasi serupa. Hasil dari pandangan pengamat akan terlihat seperti ini Tapi tunggu, mengapa objek yang dekat semakin gelap dan yang jauh lebih terang? Semakin terang, semakin banyak informasi yang sampai bukan? Dan baru saja saya sampaikan informasi menghilang sebagaimana jarak bertambah. Kita perlu menjelaskan kehilangan ini. Mengapa bisa cahaya dari bintang yang sangat-sangat jauh datang ke mata Anda tanpa gangguan yang lebih besar, tapi bangunan beberapa mil jauhnya kehilangan detail dan kontras? Ini mengenai atmosfer. Anda melihat lapisan tipis udara ketika melihat keatas daripada ketika melihat ke depan, dan udara penuh partikel. Sinar bepergian ke mata Anda pada jarak besar menabrak partikel-partikel ini dan kehilangan sedikit informasi. Pada saat yang sama, partikel-partikel ini mungkin memantulkan sesuatu yang lain ke mata Anda - terutama birunya langit. Pada akhirnya, Anda akan melihat sisa-sisa sinyal asli yang bercampur dengan kotoran - terlihat cerah, tapi membawa lebih sedikit informasi dan gangguan dari yang asli. Mari kita kembali ke ilustrasi kita. Jika kita menggambar hilangnya informasi dengan gradien, nampak jelas mengapa objek yang dekat bisa terlihat gelap. Juga, ini menjelaskan perbedaan value yang nampak antara objek yang berdekatan, dan kesamaan value objek jauh. Sekarang sudah jelas mengapa objek kehilangan kontras akibat jarak! Ada bahkan lebih banyak sebab. Otak kita merasakan kedalaman dengan menghitung perbedaan antara gambar yang dilihat oleh setiap mata, dan dengan jarak perbedaan ini menjadi semakin penting. Pada akhirnya, objek yang jauh tampak datar, dan yang dekat yang lebih 3D. garis tepi adalah efek samping dari pencahayaan yang tepat pada gambar. Jika lukisan anda tampak datar dan Anda perlu untuk menggambar garis supaya jelas bentuknya maka yang Anda lakukan salah. Garis akan muncul dengan sendirinya sebagai pembatas antara dua value yang berbeda, sehingga mereka muncul sepenuhnya karena perbedaan kontras dua buah objek. Jika Anda menggunakan value yang sama untuk dua buah objek maka yang terjadi gambarnya akan terlihat menyatu. Seni Shading/ Bayangan Setelah semua hal-hal teoritis ini Anda mustinya sudah punya pengetahuan yang cukup baik pada apa yang sebenarnya terjadi ketika Anda melukis. Sekarang mari kita bicara tentang praktik. Ilusi 3D Masalah terbesar dengan shading adalah tentang bagaimana menciptakan efek 3D pada lembaran kertas yang datar. Namun, hal ini tidak berbeda dengan menggambar 3D! Seorang seniman bisa dengan mudah menghindari masalah ini, berfokus pada gaya kartun sepenuhnya, tapi akhirnya jika mereka ingin kemajuan, mereka harus menghadapi musuh utama mereka yaitu perspektif. Apa hubungannya perspektif dengan shading? Banyak. Perspektif adalah alat untuk menggambar objek 3D di 2D tanpa membuatnya terlihat datar. Karena bentuknya 3D, cahaya menumbuk dalam berbagai cara, menciptakan daerah terang highlight dan gelap bayangan. Mari kita lakukan sedikit percobaan. Cobalah untuk menaungi objek di bawah ini menggunakan sumber cahaya tertentu Hasilnya akan terlihat seperti ini Nampak datar, bukan? Lebih seperti gradien sederhana diletakkan pada permukaan 2D. Sekarang cobalah untuk menaungi yang satu ini Berikut adalah apa yang akan nampak pada gambar Anda Sekarang beda cerita! Objek terlihat 3D meskipun sederhana setelah ditambah bayangan datar. Bagaimana cara kerjanya? Obyek pertama memiliki satu dinding terlihat, sehingga bagi pengamat itu nampak sebagai satu dinding datar tidak lebih. Objek berikutnya memiliki tiga dinding, dan kita tahu objek 2D tidak pernah memiliki tiga dinding. Sketsa itu sendiri tampak 3D, jadi sangat mudah untuk membayangkan bagian yang dapat atau tidak dapat terkena cahaya. Sehingga waktu berikutnya Anda mempersiapkan sebuah sketsa lukisan, jangan menggambarnya terlalu datar. Kita tidak butuh garis, kita perlu bentuk 3D! Buat objek Anda dalam sosok perspektif - munculkan bentuknya. Jika Anda menggambar bentuk yang benar, objek nya akan nampak 3D dan dengan mudah kita bisa menentukan shadingya. Dasarnya, bayangan datar, Anda dapat memperbaiki itu, tetapi jangan menambahkan detail apapun dulu! Shading dasar menjelaskan pencahayaan dan memungkinkan Anda menjaga semuanya tetap konsisten. Terminologi Mari kita lihat pada terminologi yang benar untuk mendiskusikan cahaya dan bayangan. Full Light cahaya penuh adalah area di depan sumber cahaya. Highlight adalah tempat dimana refleksi spekular menemukan jalan ke mata Anda. yaitu titik paling terang pada objek. Half light adalah full light yang menggelap secara bertahap menuju terminator. Terminator adalah garis virtual antara cahaya dan bayangan. wilayah ini bisa tajam dan jelas atau lembut dan buram. Core shadow bayangan inti adalah daerah yang berlawanan arah dari sumber cahaya dan karena itu tidak diterangi oleh cahaya. Reflected light Cahaya pantulan merupakan refleksi menyebar yang mengenai bayangan inti. cahaya ini tidak pernah lebih terang daripada cahaya penuh. Cast shadow bayangan buangan adalah daerah yang tertutupi objek dari sumber cahaya. Meskipun nampaknya jelas, pelajaran utama yang perlu Anda ambil dari ini adalah semakin kuat cahaya, semakin tajam terminator. Oleh karenanya, terminator yang tajam merupakan indikator semacam sumber cahaya buatan. Untuk menghindarinya, selalu kaburkan daerah antara cahaya dan bayangan. Tiga titik pencahayaan Setelah Anda menyadari apa sesungguhnya melihat itu maka dalam fotografi tidaklah begitu berbeda dari lukisan. Fotografer tahu bahwa cahayalah yang membuat gambar, dan mereka dapat menggunakannya untuk mengubah apa yang mereka inginkan tampilkan. Kata orang saat ini foto terlalu "editan", tapi yang sebenarnya adalah seorang fotografer jarang mengambil gambar dari sesuatu sebagaimana adanya. Mereka tahu bagaimana cahaya bekerja dan mereka menggunakannya untuk membuat foto lebih menarik, dan itulah mengapa kamera mahal tidak secara otomatis membuat seorang fotografer menjadi profesional. Anda dapat mengambil dua pendekatan yang berbeda ketika menetapkan pencahayaan untuk gambar Anda Meniru sifat alam, menciptakan cahaya sebagaimana biasanya terjadi. "Memahat dengan cahaya", menciptakan cahaya yang kondusif untuk membuat objek nampak semenarik mungkin. Pendekatan pertama akan membantu Anda membuat efek yang realistis, sementara yang kedua adalah cara untuk meningkatkan alam. Ini seperti seorang prajurit tua, dengan baju baja penyok dan sebuah pentungan di tangan versus gadis elf cantik kinclong, tanpa baju besi, memegang senjata sihir. Sangat mudah untuk menyatakan mana yang nyata, tetapi mana yang lebih menarik dan eye-catching? Keputusan ada di tangan Anda, tapi ingat untuk selalu memutuskannya sebelum melukisnya, bukan sewaktu melukis atau hanya karena sesuatu yang tidak beres. Untuk memperjelas, ini adalah tentang gaya pencahayaan, bukan tentang subjek. Anda dapat menggunakan pencahayaan yang realistis untuk unicorn atau naga, dan Anda juga dapat mengangkat tema seperti prajurit lelah. Memahat cahaya adalah tentang menempatkan sumber cahaya yang tepat dimana mereka harus menekankan garis-garis besar otot atau baju besi bersinar. Di alam jarang terlihat dengan cara ini, dan biasanya semua adegan objek terlihat seperti secara keseluruhan. Oleh karena itu, saya sarankan metode alami untuk lanskap dan meningkatkan metode untuk karakter, tetapi dengan mencampurkan kedua metode Anda dapat membuat efek yang lebih baik. Shading yang realistis hanya dapat dipelajari dari alam. Jangan gunakan gambar orang lain atau bahkan foto, karena mereka bisa "curang" dan Anda tidak menyadarinya. Pokoknya lihat sekeliling anda, dan ingat semua yang Anda lihat adalah cahaya. Cari refleksi specular dan menyebar, amati bayangan dan ciptakan aturan Anda sendiri. Namun, Anda perlu diingat bahwa orang lebih perhatian ke rincian dari foto atau lukisan daripada dunia di sekitar mereka. Gambar lebih mudah "diserap", karena mereka hanya satu rasa dan fokus. Konsekuensinya, gambar Anda akan dibandingkan dengan gambar diam lain tapi tidak pada realitas. Jika Anda memilih pendekatan lain, ada trik yang bisa saya tunjukkan kepada Anda. Fotografer menyebutnya tiga titik pencahayaan, meskipun Anda juga dapat menggunakan metode dua titik untuk efek yang lebih alami. Mari kita mulai dengan object yang sederhana. Boneka beruang ini kita letakkan dalam ruang dengan lampu jauh yang lemah cahayanya. Mari kita beri sumber cahaya yang kuat dan langsung menyorot pada sisi depan beruang itu. Gunakan untuk menambahkan lampu utama dan bayangan, kemudian campurkan shading. Sumber cahaya langsung yang kuat ini dikenal sebagai cahaya kunci. Untuk menarik boneka beruang keluar dari kegelapan, mari kita taruh pada alas yang tak terbatas. Alas dipengaruhi oleh sumber cahaya dan terbentuklah bayangan. Karena sinar yang kena bagian alas menyebar, cahaya dipantulkan juga di boneka beruang. Ada juga lapisan tipis kegelapan di bawah beruang-ini disebut celah bayangan dan itu terjadi setiap kali objek belum digabungkan ke alasnya. Mari kita letakkan boneka beruang di sudut ruang. Kali ini, sinar cahaya juga menghantam dinding dan kita punya banyak refleksi menyebar di mana-mana. Maka, daerah yang paling gelap dari boneka beruang mendapatkan sedikit pencahayaan meski tidak seterang dari cahaya langsung dan kontras yang seimbang. Bagaimana jika kita hilangkan dindingnya dan menambahkan atmosfer yang kental? Cahaya akan tersebar, dan kita masih dapat banyak refleksi menyebar. Cahaya lembut atau refleksi difusi yang datang dari sebelah kiri atau kanan cahaya kunci disebut fill light cahaya isi dan digunakan untuk mengisi bayangan yang terlalu gelap. Jika Anda berhenti di sini, Anda telah membuat dua titik pencahayaan yang sering terjadi di alam, dimana matahari bertindak sebagai cahaya kunci dan menyebarkan refleksi dari langit menciptakan cahaya isi. Kita bisa tambahkan "titik" ketiga untuk itu, rim light cahaya bingkai. Yaitu cahaya belakang, biasanya ditempatkan sehingga objek menghalangi sebagian besar cahaya dari mata pengamat. Sinar yang dihalanggi objek menciptakan tepi yang jelas, membedakan objek dari latar belakang. Cahaya bingkai tidak selalu perlu untuk membuat "bingkai" yang tipis. Fungsinya adalah hanya untuk membuat tepian objek nampak muncul keluar, sehingga Anda dapat menggunakan setiap arah dan ketajaman yang Anda butuhkan. Satu tip lagi kalaupun Anda tidak menggambar latar belakang, lukislah objek seolah-olah ada di sebuah lingkungan. Ketika melukis secara digital, Anda bisa membuat semacam latar belakang bohongan pada lapisan yang berbeda, dengan tambalan cahaya dan bayangan yang berantakan yang akan membantu Anda mengira-ngira apa yang harus mempengaruhi objek. Kesimpulan Cahaya membentuk segala sesuatu yang kita lihat. Terus-menerus mengenai mata kita, membawa informasi tentang lingkungan. Cahaya adalah sumber utama dari setiap gambar, dan harus dianggap sebagai satu-satunya hal yang kita bisa lukis. Jika Anda ingin melukis secara realistis, lupakan garis, tentang bentuk umum — anggap sebagai sesuatu yang tak terlihat, banjiri cahaya. Berhenti memisahkan seni dan ilmu — tanpa optik kita tak akan melihat apa-apa, dan kita tidak dapat melukis apa-apa. Untuk sekarang keliatannya cuma teori, tapi lihatlah sekeliling dan Anda akan menyadari itu di mana-mana. Mulai menggunakannya! Artikel ini berfokus pada value, tapi itu hanya bagian dari hal-hal menakjubkan yang cahaya lakukan pada mata kita. Nantikan bagian kedua, Semua tentang warna dalam lukisan!
Apa yang teman-teman bayangkan ketika mendengar kata cahaya? Mungkin ada yang teringat dengan lampu, bisa juga matahari. Apapun itu, pada dasarnya cahaya memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan kita. Tanpa ini, kita tidak mampu beraktivitas karena artinya akan sulit bagi kita untuk melihat sesuatu. Cahaya juga menjadi kebutuhan biologis, terutama yang dihasilkan oleh matahari, karena ini memancarkan sinar ultraviolet yang kemudian diserap oleh kulit menjadi vitamin D. Tapi, cahaya itu sebenarnya apa sih? Apakah ia berupa gelombang seperti suara? Atau partikel seperti udara? Bagaimana karakteristiknya? Untuk mendapat jawabannya, yuk kita simak ulasan mengenai semua ini. Definisi Cahaya Cahaya adalah energi berupa gelombang elektromagnetik kasat mata yang memiliki panjang gelombang 380 hingga 750 nm. Dalam dunia fisika, ini juga disebut sebagai radiasi elektromagnetik. Seperti gelombang elektromagnetik, cahaya tidak memerlukan medium untuk merambat. Karena itu, ini dapat melintasi ruang hampa, seperti apa yang dihasilkan matahari dan bintang sebelum akhirnya disampaikan ke Bumi. Baca juga Fotosintesis dan Kemosintesis, Apa Bedanya? Tapi, cahaya juga memiliki rupa sebagai kelompok partikel yang dinamakan foton. Karena itu, ini disebut memiliki sifat dualisme gelombang-partikel. Cahaya dapat diserap dan dipantulkan oleh benda. Mata kita sebagai indra penglihatan menangkap cahaya yang terpantul dari benda, sehingga kita dapat melihat. Sebagai gelombang dan partikel, cahaya memiliki beberapa sifat, yaitu mampu menembus benda bening, dapat dipantulkan, merambat lurus, dan dapat dibiaskan maupun diuraikan. Bisa menembus benda bening Benda bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya, seperti kaca, mika, plastik bening, dan air jernih. Berdasarkan kemampuan menembus benda, terdapat tiga jenis benda benda bening/transparan, benda translusens, dan benda opak opaque/tidak dapat ditembus. Seperti namanya, benda bening dapat ditembus oleh cahaya, sehingga kita mampu melihat menembus benda tersebut karena cahaya diteruskan dan tidak dipantulkan. Benda translusens merupakan benda yang mampu meneruskan sebagian cahaya. Kita mampu melihat menembusnya, tapi tidak terlalu jelas, seperti air keruh dan bohlam susu. Sementara itu, benda opak tidak dapat ditembus oleh cahaya sama sekali. Cahaya langsung dipantulkan dan ditangkap oleh mata, sehingga kita dapat melihat warna dan bentuknya. Benda opak banyak ditemukan di sekitar kita, seperti smartphone, buku, tembok, dan meja. Bisa dipantulkan Refleksi atau pemantulan cahaya adalah proses kembali terpancarnya cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Pemantulan cahaya dibagi menjadi dua jenis, yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur difus atau tidak teratur. Pemantulan teratur adalah pemantulan yang berkas cahaya pantulnya sejajar. Pemantulan teratur dapat terjadi jika cahaya mengenai benda dengan permukaan yang rata dan mengilap atau licin. Salah satu benda yang dapat memantulkan cahaya dengan teratur adalah cermin. Karena itu, kita bisa melihat bayangan di cermin karena cahaya yang terpantul dari tubuh kita, memantul ke permukaan cermin, kemudian ditangkap oleh mata. Sementara itu, pemantulan baur umumnya terjadi pada tanah rata atau air yang bergelombang. Pemantulan baur menyebabkan area yang tidak terkena cahaya matahari langsung turut menjadi terang. Bisa diuraikan Penguraian cahaya dapat disebut dengan istilah dispersi cahaya. Salah satu contoh alami dari ini adalah peristiwa terbentuknya pelangi. Kita bisa melihat bahwa pelangi setidaknya terdiri dari tujuh warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, dan seterusnya. Tapi warna-warna tersebut awalnya berasal dari satu warna saja, yaitu warna putih dari cahaya matahari. Apa yang dihasilkan matahari ini kemudian dibiaskan oleh titik air hujan, sehingga terurai menjadi tujuh warna pelangi. Cahaya putih dari matahari juga disebut sebagai sinar polikromatik. Sinar polikromatik adalah sinar yang tersusun dari berbagai spektrum warna cahaya. Karena itu ketika diuraikan, kita dapat melihat berbagai warna penyusunnya, seperti pelangi. Peristiwa perpaduan berbagai warna menjadi warna putih disebut sebagai spektrum cahaya. Sementara itu, warna yang tidak bisa diuraikan disebut dengan cahaya monokromatik. Bisa dibiaskan Pembiasan cahaya adalah peristiwa ketika arah rambat cahaya dibelokkan ketika melewati dua medium dengan kerapatan yang berbeda. Sifat ini biasa digunakan manusia untuk membuat alat-alat optik. Baca juga Mengenal Bagian Mata Manusia, dari Luar sampai Dalam Peristiwa pembiasan cahaya dapat kita amati di kehidupan sehari-hari, seperti dasar air yang jernih tampak lebih dangkal dari sebenarnya, sedotan atau benda lurus lain yang terlihat bengkok ketika dimasukkan ke dalam gelas berisi air, dan peristiwa fatamorgana karena berkas cahaya merambat dari udara dingin ke udara panas. Ada beberapa hukum pembiasan. Pertama, apabila cahaya merambat dari zat kerapatan rendah ke zat kerapatan tinggi, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal. Contohnya adalah ketika cahaya merambat dari udara ke air. Kedua, ketika cahaya merambat dari zat kerapatan tinggi ke zat kerapatan rendah, cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Salah satu contohnya adalah ketika cahaya merambat dari air ke udara. Merambat lurus Sifat cahaya yang terakhir adalah merambat lurus ketika melewati satu medium. Kita bisa mengujinya dengan menyalakan senter dan cahaya akan terpancar dengan lurus. Karena itu, sifat ini digunakan manusia contohnya pada lampu kendaraan bermotor untuk menerangi jalan. Please follow and like us Kelas Pintar adalah salah satu partner Kemendikbud yang menyediakan sistem pendukung edukasi di era digital yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu murid dan guru dalam menciptakan praktik belajar mengajar terbaik. Related TopicsCahayaIPA TerpaduKelas 8Sifat Cahaya
- Cahaya merupakan salah satu bentuk energi. Tanpa cahaya, kita tidak dapat melihat benda-benda yang ada disekitar. Cahaya adalah energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang getarannya adalah medan listrik dan medan magnetik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, cahaya adalah sinar atau terang dari sesuatu yang bersinar seperti matahari, bulan, lampu yang memungkinkan mata menangkap bayangan benda-benda di Encyclopaedia Britannica 2015, cahaya merupakan radiasi elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata. Radiasi elektromagnetik terjadi pada rentang panjang gelombang yang sangat luas. Dari sinar gamma dengan panjang gelombang kurang dari sekitar 1x10-11 meter hingga gelombang radio yang diukur dalam meter. Dalam spektrum luas panjang gelombang yang terlihat oleh manusia menempati pita yang sangat sempit dari sekitar 700 nanometer untuk cahaya merah hingga 400 nanometer untuk cahaya juga Mudahnya Mensterilkan Perlengkapan Bayi dengan Cahaya Matahari Sifat cahaya Pada cahaya memiliki sifat-sifat tertentu, yaitu merambat lurus, menembus benda bening, dan dapat dipantulkan oleh obyek tertentu, yakni Cahaya merambat lurus Cahaya menembus bening Cahaya dapat dipantulkan Berikut penjelasan sifat-sifat cahaya 1. Cahaya merambat lurus Pada sifat ini pembuktian sifat cahaya dapat dibuktikan berdasarkan benda untuk meneruskan cahaya. Benda yang tidak dapat ditembus tidak bisa meneruskan cahaya yang mengenainya.
ilustrasi furnitur sofa pada ruang tamu dengan konsep open space Gross Siapa yang tidak suka menikmati kenyamanan di atas sofa yang empuk? Sofa merupakan salah satu perabotan rumah tangga yang sering menjadi tempat favorit untuk bersantai, menonton TV, atau kumpul bareng keluarga. Namun, sebenarnya sofa bisa awet berapa lama, ya? Atau apa saja kesalahan yang bikin sofa cepat rusak?Dilansir Thespruce dan Onegoodthingbyjillee, sofa dengan harga murah dan sedang, umumnya memiliki umur sekitar 10 tahun. Di sisi lain, sofa berkualitas dengan harga yang lebih mahal bisa bertahan hingga 25 tahun atau bahkan beberapa kesalahan sepele masih sering dilakukan oleh banyak orang, yang tanpa sadar membuat sofa mereka mengalami kerusakan lebih cepat daripada seharusnya. Nah, oleh karena itu, agar sofa kamu tetap awet dan tahan lama, yuk simak dan hindari, lima hal yang membuat sofa cepat rusak di bawah ini. 1. Tidur di sofa ilustrasi tidur di sofa di sofa merupakan kebiasaan yang sering dilakukan saat merasa mengantuk dan malas pindah ke kamar tidur. Namun, sebaiknya hal ini perlu kamu hindari, karena sofa bukanlah furnitur yang dirancang untuk menopang seluruh tubuh dalam jangka waktu kamu tidur di sofa, tekanan berlebih akan diberikan pada bantalan dan struktur sofa. Seiring berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan sofa cepat rusak. Bantalan sofa bisa menjadi terkompresi dan kehilangan kepadatannya, sedangkan struktur sofa bisa mengalami kerusakan seperti retak atau melenting. Maka dari itu, jangan malas pindah ke tempat tidur saat kantuk telah tiba dan gunakan sofa sesuai fungsi sebenarnya, ya!2. Menempatkan sofa di area yang terkena sinar matahari langsung ilustrasi salah satu sisi sofa terpapar cahaya mahatari secara langsung matahari yang langsung mengenai sofa bisa menjadi masalah serius yang membuat sofa cepat pudar dan rusak. Pasalnya, paparan sinar ultraviolet UV dari matahari dapat merusak kain sofa dengan memudarkan warnanya. Selain itu, sinar matahari yang terus-menerus membuat bahan sofa menjadi rapuh dan mengakibatkan perubahan struktural pada untuk menjaga sofa tetap awet, sebaiknya tempatkan sofa di area yang tidak terkena sinar matahari langsung. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menggunakan penutup kain yang melindungi sofa dari paparan sinar UV. Dengan cara ini, kamu dapat memperpanjang umur sofa dan menjaga penampilannya tetap segar dan berwarna Duduk di sofa dengan tekanan kuat melompat ke sofa ilustrasi anak kecil melompat-lompat di sofa Miroshnichenko Terkadang, seseorang tergoda untuk melompat atau duduk dengan tekanan kuat di sofa, terutama saat bermain atau bergembira. Namun, kebiasaan ini dapat merusak kerangka dan bantalan sofa secara perlahan, lho! Sofa memang dirancang untuk memberikan kenyamanan saat duduk atau bersantai, namun tidak dirancang untuk menahan tekanan atau beban berlebih dari aktivitas yang menjaga sofa tetap dalam kondisi baik, hindari melompat atau duduk dengan tekanan kuat di sofa. Sebaiknya gunakan sofa dengan bijak, sebagai tempat untuk duduk dan bersantai dengan nyaman. Jika ada anak-anak di rumah, ajarkan mereka untuk tidak melompat-lompat di atas sofa guna mencegah kerusakan yang tidak perlu. Baca Juga 5 Perabotan Ini Bikin Ilusi Kamar Mandi Tampak Lebih Luas 4. Memindahkan sofa secara sembarangan ilustrasi mengangkat sofa sofa secara sembarangan adalah kesalahan yang sering dilakukan dan dapat menyebabkan kerusakan pada sofa. Ketika ingin memindahkan sofa dari satu tempat ke tempat lain, penting untuk melakukannya dengan hati-hati dan menggunakan metode yang umumnya memiliki struktur yang besar dan berat. Jika kamu memindahkannya secara sembarangan atau asal-asalan, risiko terjadinya goresan, retakan, atau bahkan kerusakan struktural meningkat secara signifikan. Ketika ingin memindahkan sofa, lakukanlah dengan hati-hati. Pastikan kamu memiliki bantuan yang cukup untuk memindahkan sofa yang berat dan jika ada permukaan lantai yang sensitif, gunakan alas untuk menghindari goresan atau kerusakan yang tidak Selalu duduk di sofa dengan tempat yang sama ilustrasi duduk di sofa di area yang sama adalah sifat khas manusia, termasuk kecenderungan duduk di sofa dengan area yang sama setiap saat. Namun, tahukah kamu bahwa duduk di tempat yang sama dalam waktu lama dapat mengakibatkan kerusakan yang tidak merata pada sofa? Bagian yang sering digunakan akan mengalami keausan dan kekendoran, sementara bagian lain terlihat relatif hal itu, tidak kamu inginkan bukan? Nah, untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya kamu mencoba untuk melakukan variasi dalam hal duduk di sofa. Misalnya, pada hari ini kamu duduk di sebelah kiri, dan pada hari berikutnya duduklah di sebelah kanan atau di tengah. Dengan cara ini, beban tubuh akan didistribusikan ke seluruh permukaan sofa, sehingga mencegah terjadinya kerusakan lebih cepat. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan sepele yang dapat merusak sofa, kamu dapat memperpanjang umur sofa dan menjaga penampilannya tetap cantik dan awet. Ingatlah bahwa perawatan yang baik dan penggunaan yang bijak adalah kunci untuk mempertahankan keindahan dan keawetan sofa milikmu dalam jangka waktu yang lebih lama. Baca Juga 9 Ide Tren Dekorasi Rumah Timeless dan Glamor, Estetik Banget! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
bagian benda yang tidak terkena cahaya atau sinar adalah